Pindah Rumah! Yippi !!!

by - February 07, 2013

Tanggal 3 Februari 2013 resmi pindah rumah ke rumah yang sudah direnovasi.

Kurang lebih 6 bulan sudah kami sekeluarga 'menumpang' di rumah abang ago dan kak indri. Masih di perumahan Bogor Raya Residence. Warung Jeskim kami menyebutnya, karena di rumah itu bang ago dan kak indri membuka warung sehat yang berisi obat-obatan (terakhir juga ada sembako). Bersyukur sekali kami bisa tinggal ditempat itu, karena lokasi masih dekat dengan rumah, sehingga mobilisasi pun tidak terlalu sulit. Terlebih bisa memantau juga perkembangan pembangunan rumah. Apalagi ketika kami mau bayar uang kontrak, listrik, dan air, abang ago dan kak indri menolak untuk menerimanya. Alasannya sederhana: "Kami senang kok kalian tinggal disitu...". Terima kasih tak terhingga untuk abang ago dan kak indri sudah mau meluangkan sebagian hidupnya untuk menjaga kami adikmu ini.



Senang luar biasa karena bisa pindah ke rumah sendiri lagi. Dengan suasana baru, serasa rumah lama yang dulu sudah berganti dengan rumah baru. Sedang juga karena semua keluarga turut bersukacita karena hal ini, mereka benar-benar mendukung dari sisi finansial, waktu, dan dukungan moril lainnya yang tidak bisa disebutkan satu-persatu sanking banyaknya.



Untuk pindah rumah ini, kami adakan doa dan makan siang bersama. Istilahnya ini pindah rumahnya masih "soft-opening", karena pembangunan rumah/ renovasi masih berlangsung untuk lokasi ruangan yang di belakang (garasi, dapur kotor, kamar prt, dan kamar mandi belakang). Tapi kita sudah bisa sekat antara ruangannya, sehingga bisa leluasa sudah tinggal di rumah (bagian depan).

Memang ada beberapa kendala saat mulai tinggal di rumah baru, tapi tetap perlu disyukuri.

  • Listrik sudah bisa menyala dengan baik, walau kadang redup. Mungkin mcb di box listrik harus diganti baru karena sudah lemah.
  • Gantungan handuk dan gantungan baju masih belum ada hehe. Belum sempat belinya. 
  • Mesin cuci tiba-tiba rusak, sehingga PRT harus cuci baju pakai tangan. Imbasnya PRT per hari ini mau berhenti dengan alasan kerjaan tidak berhenti-henti. Padahal pekerjaannya pun tidak banyak yang diselesaikannya. 
  • Lantai yang masih sering berdebu karena masih ada pekerjaan tukang di belakang rumah. Alhasil kemarin pulang kantor langsung ngepel lantai kamar, karena tidak tahan debu. 
  • Barang-barang dapur masih belum bisa teralokasi karena kitchen set belum jadi. Tukang interiornya pun tidak ada kabar lagi, bingung juga. 
  • Beberapa hari tanpa tv. Akhirnya kemarin pindahin indovision dari rumah warung jeskim ke rumah kami. Sudah dipesankan ke tukang dan teknisi supaya antena tidak terlihat dari depan. Eh pas aku sampai rumah, itu antena ujug-ujug dipasang persis di atas tengah-tengah rumah yang bukannya keliatan lagi, malahan sudah kaya atm yang dish-nya persis di atas atap. Akhirnya aku telponin orang teknisi indovisionnya, mereka malam-malam jam 9 malem pindahin lagi dish-nya ke lokasi dekat torent air yang tidak terlihat dari depan. Kena cas 110 ribu karena perpanjangan kabel, tapi tidak apa lah untuk estetika. Lucu juga, karena teknisinya bilang kabelnya adalah kabel pribadinya, jadi tolong tidak info ke kantor indovisionnya. Hehe, teknisi indovision nakal nih.
  • Pesawat telpon pun sudah dipasang oleh telkom. Walau sampai saat ini belum di tes pakai pesawat telpon, tapi semoga bagus. Biaya perpindahan kabelnya 105rb. 
Semoga rumah kami secara keseluruhan bisa cepat selesai. Sekarang lagi bikin tangga untuk service area, pintu garasi, garasi, kamar tamu, serta dapur.

Terima kasih Tuhan.



You May Also Like

0 comment