Keajaiban Cinta
KEAJAIBAN CINTA
song for Wira&Devi Wedding
by Eethore&Chicha
Keajaiban cintamu
Merengkuh hatiku
Memenuhi dengan pernik bintang
Bersinar, bercahaya
Keajaiban kasihmu
Terwujud hari ini
Membawa hati kita terbang berdua
Mengabadikan kisah sempurna
Reff:
Selamanya ku kan mencinta
Dirimu, hatimu
Tuhan t'lah lukiskan hati kita berdua
Selamanya...
1:20 PM | | 0 Comments
Fhea sudah sering ngoceh
Anakku udah sering banget ngoceh.
Udah bisa diajak ngobrol.
Hahaha...
Gayanya itu lo pas ngoceh, seolah ngerti.
Wah, harus diomongin terus nih Fhea.
Bisa-bisa nanti umur 4 bulan udah bisa ngomong "Papa Mama"
Hahaha...
Menikmati betul menjadi orang tua...
Sekarang jam 4 pagi Fhea pasti udah bangun.
Ngoceh "Aaa...aaa..."
Seakan manggil orang tua-nya untuk bangun.
Seakan manggil orang tua-nya untuk bangun.
Aku dan bidadari langsung semangat bangun kalo udah dia ngoceh.
Walau 15 menit kita tertidur lagi.
Sementar itu, Fhea akan dengan asiknya ngoceh terus.
Sampai akhirnya dia juga tertidur sendiri.
Duh, anakku...kamu tuh pintar ya!
Liburan kemarin perjalanan terjauh Fhea, ke Bandung!
Sepanjang perjalanan dia suka ngeliat jalan
Kepalanya ke kanan-ke kiri, ngeliatin mobil yang lalu lalang.
Ga rewel sepanjang perjalanan
Padahal kita berangkat jam 1 siang, nyampe bogor lagi jam 1 pagi.
Fhea pasti jadi anak yang hebat nih kalau udah besar!
Ayo semangat tengkurepnya ya nak :)
10:59 AM | | 0 Comments
Akhirnya beli biola juga...
Akhirnya beli biola baru juga buat Bidadari :)
Belum biola terbagus.
Tapi Bidadari senang.
Dia janji sebentar lagi akan bisa
Bermain biola sambil tutup mata.
Love u, hun!
10:53 AM | | 1 Comments
Ingin sekali aku membelikanmu biola...
Bidadari,
Ketahuilah
Ingin sekali aku membelikanmu biola
Sebuah biola yang terbagus
Dimana tanganmu akan membuat irama
Mengalir bersama nada-nada indah
Bidadari,
Setiap aku mendengar kau memainkannya
Di dalam studio kita
Kau seolah ingin mendendangkannya untukku
Namun kau malu untuk aku lihat
Bidadari,
Aku selalu bilang
Belajar memainkannya tanpa melihat tangan kirimu
Malam itu aku ingat
Engkau beranikan diri memainkannya di depanku
Tanpa melihat tangan kirimu
Bidadari,
Andai kau tahu
Betapa ku ingin membelikanmu biola
Sebuah biola yang terbagus
Menggantikan biola kita
Yang mungkin sudah tidak bisa menyamai
Permainanmu yang indah
Tapi,
Bidadari,
Aku bukan ingin membuat puisi ini menjadi lelucon
Aku bukan ingin meremehkan keinginanku sendiri
Tapi ini jujur dari dalam hatiku
Kita belum punya cukup uang untuk membelinya
Bidadari,
Fhea anak kita yang berumur 3 bulan
Butuh konsumsi susu yang cukup banyak
Bahkan diusia sekarang dia sudah cukup aktif ngoceh
Memang ASI tersedia cukup banyak juga
Tapi bagaimana seandainya dia sakit?
Bidadari,
Aku juga baru sekolah lagi
Butuh banyak uang untuk biaya sekolah per Term
Butuh banyak uang juga untuk ongkos pulang dari kampus
Butuh banyak uang juga untuk membeli text book
Bidadari,
Kantorku tahun ini sepertinya tidak ada kenaikan gaji
Apalagi bonus!
Walau hati ini masih berharap
Seandainya ada, kubelikan untukmu biola itu
Bidadari,
Asal kamu tahu
Sebanyak engkau mengutarakan keinginanmu
Keinginan untuk membeli biola yang bagus
Lebih banyak yang aku pikirkan untukmu
Untukmu sebuah biola yang terbagus
Aku tahu engkau pasti mengerti hatiku.
I love you, Bidadari!
3:22 PM | | 0 Comments
Subscribe to:
Posts (Atom)
