Ingin sekali aku membelikanmu biola...

by - April 06, 2009

Bidadari, 

Ketahuilah
Ingin sekali aku membelikanmu biola
Sebuah biola yang terbagus
Dimana tanganmu akan membuat irama
Mengalir bersama nada-nada indah

Bidadari,
Setiap aku mendengar kau memainkannya
Di dalam studio kita
Kau seolah ingin mendendangkannya untukku
Namun kau malu untuk aku lihat

Bidadari, 
Aku selalu bilang
Belajar memainkannya tanpa melihat tangan kirimu
Malam itu aku ingat
Engkau beranikan diri memainkannya di depanku
Tanpa melihat tangan kirimu

Bidadari, 
Andai kau tahu
Betapa ku ingin membelikanmu biola
Sebuah biola yang terbagus
Menggantikan biola kita 
Yang mungkin sudah tidak bisa menyamai
Permainanmu yang indah

Tapi, 
Bidadari, 
Aku bukan ingin membuat puisi ini menjadi lelucon
Aku bukan ingin meremehkan keinginanku sendiri
Tapi ini jujur dari dalam hatiku
Kita belum punya cukup uang untuk membelinya

Bidadari, 
Fhea anak kita yang berumur 3 bulan
Butuh konsumsi susu yang cukup banyak 
Bahkan diusia sekarang dia sudah cukup aktif ngoceh
Memang ASI tersedia cukup banyak juga
Tapi bagaimana seandainya dia sakit?

Bidadari, 
Aku juga baru sekolah lagi
Butuh banyak uang untuk biaya sekolah per Term
Butuh banyak uang juga untuk ongkos pulang dari kampus
Butuh banyak uang juga untuk membeli text book

Bidadari, 
Kantorku tahun ini sepertinya tidak ada kenaikan gaji
Apalagi bonus!
Walau hati ini masih berharap
Seandainya ada, kubelikan untukmu biola itu

Bidadari, 
Asal kamu tahu
Sebanyak engkau mengutarakan keinginanmu
Keinginan untuk membeli biola yang bagus
Lebih banyak yang aku pikirkan untukmu
Untukmu sebuah biola yang terbagus

Aku tahu engkau pasti mengerti hatiku. 
I love you, Bidadari! 



You May Also Like

0 comment