Ngalo-ngalo

by - October 06, 2008

Mulai bulan kemaren diadakan PA Keluarga. Kemarin PA Keluarga yang kedua, yang bawa firman gw. Bawain tema tentang 'sinkronisasi', sekalian dikaitkan dengan rancangan Tuhan terhadap cucu-cucu bapak dan mamah dan semua anak Tuhan yang secara konteksnya di 'takdirkan' untuk menjadi orang-orang yang "beruntung" (Yosua 1:7-8).

Sebelumnya kedatangan teman-teman dari bandung : Hery, Agus, Mila, dan Bina. Dari hari sabtu mereka nginep di rumah gw. Diajakin jalan-jalan mulai dari mekar sari, the jungle, sampe wisata kuliner bogor ke tempat-tempat makan yang enak-enak di bogor seperti bakmi medan, martabak air mancur, bakso seuseupan. Widih, pokoknya mulai dari yang enak banget seperti bakmi golek (mereka seneng banget bakmi ini) sampe yang not so so seperti bakso air mancur. Hehehe...pokokonya intinya mereka seneng lah di bogor (menurut testimonial mereka). Gw sebagai kepala keluarga di rumah mulai sadar juga...bagaimana ribetnya 'ngalo-ngalo'. Bagaimana supaya makanan mereka enak semua, bagaimana supaya mereka enjoy tidurnya, bagaimana supaya jalan-jalannya tidak membosankan dan ke tempat-tempat yang mereka suka. Hm, ternyata harta dan investasi sebuah keluarga itu adalah bagaimana memperlakukan orang lain dengan baik dan exclusive. Ya, insteed kemampuan kita untuk melakukan pelayanan, kita harus bisa kasih yang terbaik tanpa mengeluh.

Di rumah juga sekarang tinggal adeknya istriku, namanya Missa. Dia kuliah di Martha Tilaar, kebetulan kalo dari bogor enak tinggal naek kereta express pakuan jurusan kota, turun di gondangdia. Wah, seneng deh pokoknya bisa melayani banyak orang di rumah.

Belum lagi kemarin guru-guru sekolah minggu dari runggun cililitan datang untuk dubbing drama untuk sekolah minggu mereka. Pokoknya kalau ada orang datang, aku langsung bisik-bisik dan diskusi dengan istri, masak apa buat mereka, kasih minum apa mereka, tempat mereka duduk nanti di mana supaya mereka bisa enjoy. Akhirnya temen-temen dari guru sekolah minggu cililitan kita masakin kentang goreng pake saus + es lycee. Mereka seneng banget!

Dulu juga pernah kedatangan tamu segambreng dari juma cyber, harus masak cukup banyak juga. Untung istriku jago masak (cuit cuit). Mereka juga seneng bisa berkunjung.

Terlebih lagi doa-doa mereka untuk keluarga kami...sungguh-sungguh berharga...

Kalau tamu-tamu sudah pada pulang, biasaya aku dan istri bernafas lega..."ahhh...nggo ka dung tugasta ngalo-ngalo...". Entah apa dan siapa lagi yang akan datang esok hari...

Bahkan, kehidupan berkeluarga pun adalah sebuah pelayanan!

How low you can go?

--
www.eethore.com
::faith is seeing the unseen, believing what others not::

You May Also Like

0 comment