Hijau

by - June 21, 2008

Aku duduk dikereta pakuan ekspress.
Jurusan dari kota ke bogor.
Backpack ku yang isinya laptop kutaruh dibawah kakiku.
Tidak mau aku taro di tempat naro barang diatas kepala.
Aku takut hilang dan dicuri orang.

Lalu aku duduk.
Mengapit tas dengan kakiku.
Mengambil buku 'Totto Chan', buku yang kuhadiahkan ke istriku.
Buku itu senang sekali dia baca, sebagai hadiah ulang tahunnya.

Sambil aku membaca, aku celingak celinguk kiri kanan.
Habis satu chapter, lucu sekali ceritanya.
Tentang Totto Chan yang maen serigala-serigalaan dengan anjingnya.
Kupingnya digigit sampai berdarah.
Tapi dia pura-pura tidak sakit.
Takut anjingnya dimarahi oleh orang tuanya.

Lalu aku membuka sedikit jaketku.
Warnanya hijau.
AC-nya agak panas kurasa.

Aku haus.
Kuambil tempat minumku, merknya Rubbermaid.
Warnanya hijau.
Dahagaku terpuaskan.

Sudah lewat stasiun cilebut.
Aku keluarkan PDA-ku, merknya HTC.
Warnanya hijau.
Ku telpon istriku mau kujemput ke kampus atau ketemu dirumah.
Ketemu dirumah katanya.

Sampai dirumah.
Motorku kuparkirkan, merknya Vario.
Kubuka pintu, dan duduk beristirahat.
Kubuka kain penutup tv.
Warnanya hijau.
Kuhidupkan tv, merknya Samsung.

Panas kali kupikir.
Kubuka gorden rumah.
Warnanya hijau.
Akhirnya aku duduk di teras saja, karena masih panas.

Istriku datang.
Dia masak untukku.
Masakannya cumi goreng tepung.
"Mirip seperti masakan di Hosana - Chinesse food tidak?", katanya.
Lebih enak ini tentunya.

Kutulis blog ini malam hari.
Di blog ku tercinta ini, blogspot.
Warnanya hijau.

You May Also Like

0 comment