God's Army

by - November 09, 2007

Perang memiliki arti lebih khusus untuk anak-anak Tuhan. Di alkitab sendiri dikatakan bahwa di dalam hidup kita ini sebenarnya kita memiliki peperangan rohani masing-masing yang khusus yang tidak pernah melebihi kekuatan kita (I Korintus 10:13). Apa artinya? Ini berarti dalam setiap peperangan seharusnya kita bisa memenangkannya. Jadi mengapa banyak diantara kita seringkali harus menyerah dan kalah dalam peperangan hidup ini? Mengapa kita banyak kali harus menutup mulut dan terdiam tanpa harus mengangkat tangan tanda berjuang sampai menang? Jangan-jangan kita sudah salah melafalkan "berserah kepada Tuhan" menjadi "tidak melakukan apapun"?

Thema kita bulan ini adalah "God's Army". Hal ini menegaskan kembali kepada kita semua permata GBKP, bahwa kita ini adalah pahlawan-pahlawannya Allah yang mengemban misi KEMENANGAN di dalam hidup kita. Ya, setiap harinya kita harus hidup berkemenangan dalam masalah, dalam persoalan, dalam pencobaan, dalam dukacita dan sukacita, Tuhan pasti memberikan kita kekuatan untuk mengatasi itu semua. Paulus dalam hal ini menganalogikan sebagai seorang prajurit yang sedang berperang. "Seorang prajurit yang sedang berjuang tidak memusingkan dirinya dengan soal-soal penghidupannya, supaya dengan demikian ia berkenan kepada komandannya." (II Tim 2:4).

Seorang prajurit perang, punya hidup yang berjaga-jaga. Saya suka sekali menonton film Band of Brothers sampai semua serinya saya habiskan dalam waktu 1 malam. Film itu bercerita tentang prajurit-prajurit yang berperang saat perang dunia ke-2 antara sekutu dengan jerman. Film itu memberikan inspirasi dan semangat juang yang luar biasa bagi saya. Mereka, para prajurit tidak pernah lengah walau sedetikpun. Kalaupun mereka harus tidur, mereka akan tidur dengan mata terbuka. Kalaupun mereka harus makan, mereka akan makan sambil memegang senjata mereka dengan siaga. Saya teringat dengan sebuah ayat di alkitab "Sesudah Iblis mengakhiri semua pencobaan itu, ia mundur dari pada-Nya dan menunggu waktu yang baik. "(Lukas 4:13). Hal ini bukan berarti untuk menakut-nakuti kita anak-anak Tuhan bahwa bagaimanapun situasinya kita pasti jatuh kedalam dosa. Tidak sama sekali. Justru ayat ini ingin menegaskan bahwa kita harus berjaga-jaga senantiasa. Angkat pedang rohmu, dan berjaga-jagalah.

Teman-teman, sudahkah kita hidup berkemenangan di dalam Tuhan? Ataukah fokus kita sudah berubah dari 'komandan' kita di sorga kepada dunia yang fana ini? Mari kita singsingkan lengan baju kita, kepalkan tangan kita dan berseru "Merdeka!!!" dari dosa-dosa yang mengikat kita selama ini, dari semua permasalahan yang membuat kita terpuruk. Saatnya kita hidup berkemenangan!

Selamat berjuang, teman!MERDEKA!

You May Also Like

0 comment