Aktualisasi Diri tidak harus nanti

by - October 22, 2007

Diagram of Maslow's hierarchy of needs, represented as a pyramid with more primitive needs at the bottom.

Aku sudah lama mendengar hal ini. Dari pelajaran sosiologi di SMU (walau sudah lupa), dari khotbah pendeta, dari seminar, dari training hrd. Yah, walau awalnya aku ga inget nama yang ngasih ini diagram siapa (boscow, brasco, moslow...eh ternyata maslow wakakaka), setidaknya aku ingat point terakhir yang disebutkan disini.

Aktualisasi Diri. Kata yang cukup 'arogan' untuk didengar. Kalau mendengarnya, tersirat benih-benih kesombongan, dengan konsep kemapanan bahwa setiap kebutuhannya sudah terpenuhi. Setiap orang yang menjabarkan tentang konsep Aktualisasi Diri selalu dalam sebuah persepsi bahwa orang tersebut sudah uzur, sudah pensiun, sudah berhenti kerja, dan memiliki penghasilan banyak dan tinggal berkarya tanpa harus dibayar. Ya, kurang lebih seperti itu.

Tapi bagiku...aku ingin melakukan aktualisasi diri sekarang! Yes, why not now?

Hal ini dimulai dengan cita-cita dari dulu memiliki alat musik komplit punya sendiri dan dengan uang sendiri. Kurang lebih, hal itu sudah tercapai. Dan aku aktualisasikan hal tersebut dengan rela meminjamkan alat-alat untuk kegiatan gereja, kegiatan permata free of charge. Walau kadang kecewa dengan perlakuan para peminjam, tapi aku senang bisa mengaktualisasikan diri dengan alat-alat musik dan sound system yang aku miliki. Eitts, jangan terlalu membayangkan alat-alat musik dan sound system yang aku miliki itu mahal dan keren. Ga juga. Bass aku beli second 500rb, ampli beli yang local 1.5jt. Gitar accoustic beli home made 1.5jt. Dengan modal segitu, aku sudah bisa memberikan sebuah alat-alat komplit untuk mendukung pelayanan gereja. Mantabbb!

Setelah alat-alat musik standard, mulai berkembang deh. Tuhan sungguh memperkenalkan aku dengan ajaib dengan yang namanya dunia digital mixing. Bener-bener ajaib, karena hal ini hasil dari sebuah proses kesetiaan mengerjakan hal yang sederhana dan mini. Awalnya aku iseng-iseng install software Sony Sound Forge di komputer. Dengan sound card onboard (murah meriah), aku kerjakan tugas pertamaku dubbing mixing. Tau ga apaan? Bikin dubbing panggung boneka kakr. Wakakakaka, naskahnya aku bikin sendiri (bisa dilihat di www.eethore.com) dan itu dipentaskan di acara kakr di ragunan. Pengisi suara guru-guru kakr. Duh, ngeditnya susah banget pake sound forge, karena belum multitrack. Tapi gw kerjain tuh satu-satu crossfade antar suara...semua dipelajari saat itu juga. Ngerjain proyek mini dan 'culun' itu aja makan waktu 2 minggu full. Sampe begadang-begadang pula. Dan akhirnya pas pementasan, sound systemnya pun hanya tape mini compo biasa...wakakakaka...anak-anak KAKR pada ga kedengeran yang belakang. Gosh!!!

Tapi aku belajar setia untuk perkara kecil (yes!). Beberapa proyek datang lagi, mulai dari bikin iklan radio, bikin dubbing drama untuk komsel GKKD...macem-macem deh. Semua pake SoundForge. Nah, iseng-iseng lagi maen sama temen...denger kata-kata Sonar dan Cubase. Mulai coba install. Bahhh, pertama liat interface Sonar pusinggg...ga bisa. Mana 3 cd pula. Langsung di uninstall. Dengan tuntunan Tuhan (amin!), aku install Cubase. Dulu cubase 2 (sekarang udh 3). Buset, asik banget masuk ke dunia multi tracking mixing. I LOVING IT!

Belakangan aku beli sound card external, midi controller, speaker flat dan mic condenser. Semua untuk mendukung digital mixing ini. GILA YA, semua hanya untuk proyek-proyek yang kebanyakan gratisan. Ya...all i do it for free.

Sampai mo nikah, pengen banget bikin souvenir cd yang isinya lagu-lagu ciptaan sendiri dengan maenin alat musik semua sendiri. Website udah jadi (www.eethore.com) dan mau dipajang disitu semua lagu-lagu yang udah jadi, dan bisa di download for free.

Yes...aktualisasi diri bisa dimulai kapan saja. Tidak tergantung penghasilanmu. Gaji gw juga ga gede-gede banget, tapi gw berani sisihkan untuk semua ini...untuk aktualisasi diri.

I'm gonna making music for God, not for sale...all for free!

You May Also Like

1 comment

  1. mas boleh paparkan dunk cara menggunakan Sound Forge 9? Plizzz

    ReplyDelete