Kata-kata Terakhir

by - February 22, 2007

Seandainya aku meninggal 10 tahun lagi, begini kira-kira kata-kata terakhir yang akan aku ucapkan:

  1. Bersyukur untuk Chicha "bidadari" Wisina Barus, yang sungguh telah menjadi bidadari di hatiku. Dalam banyak hal aku sering berkata untuk tidak berfokus kepada kelemahan, tapi tanpa kusadari engkau telah menjadi kekuatanku, sayang. Keep making music, make it free. Tetap jadi guru sekolah minggu seumur hidup. Always remember strawberry, sop buah, guitar, 31 juli 2005, 16 nov 2007. I'll never forget how sweet and amazing your voice is. Take care our kids.
  2. My lovely son and daughter, Flayari Kembaren dan Wibidari Kembaren. Having both of you just like having a rainbow everyday in this world. Love your mom like i love you.
  3. My father and mother, the greatest parents in this world. The time runs so fast hah? I'll never forget those times. See you in heaven!
  4. Lahargo Kembaren&Tribella Kembaren. Aku yakin ga bakal ada yang nyamain nama kita bertiga. What a great parents we have, what a nice journey i have with both of you. Hey, we're growing up guys...hehehe, no more atari, sega for games. Make my kids yours, ok?
  5. Precious persons in my life, yang pernah ada dan yang telah lama hilang:
    • Selfi. Serasa seribu tahun? Where are you anyway? All this year? Yeah! Never stop fighting for love. Lucky we're friend, best friend forever. But maybe your husband ask to forget about me. Looking forward to talk with you again (in heaven).
    • Devi. Turang gw yang paling baik dan mengerti. Masih inget 'juma cyber' ? Gosh, we were reaching to our limits on serving the Lord. Hows your daughter? Don't tell me you're named it like my name. Hehehe...
    • Juliansyah. Hey man! Kemane aja lu? Kangen ni, kapan maen gitar bareng lagi, saat teduh bareng, komsel bareng? Yuk, nginep di rumah lu lagi kapan-kapan. Love you, bro!
    • Edison. Gosh, you're making a history in my life, a revival history.
    • Seri Mei Maya Ulina Tarigan. Hm, setidaknya aku masih inget nama lengkap kamu. But i prefer call u 'uwie'. Where have you been? Kita ada di satu kota, tapi tidak pernah bertemu. Sungguh kejadian 20 tahun yang lalu menyakitkan, walau ternyata mengukir kenangan indah. Say hi to your husband.
    • Nangkoel. Yo bro...keep the spirit, sukses di depan mata! Sori kalo selama ini gw ga jadi bos yang baik buat lu. Thanks untuk kerjasamanya all this years. Send my best hug to your wife and your two sons. Teach them how to be though like you.
    • Adesti Isabella. Hehehe, dokageluba! Cmon girl, get married! Thanks for the 'love' word for me, it was a sweet moment.
Ternyata susah juga nyari kata-kata, apalagi nginget-nginget orang-orang yang pernah ada di hidupku.

to be continued...

You May Also Like

5 comment

  1. Gila! lu memang soulmate gw! sempet kaget baca blog lu tapi gw tersenyum dan sangat2 mengerti akan tulisan lu ini

    tau kenapa? karena gw pengen pengen banget bikin tulisan seperti tulisan lu ini udah lamaaaaaaaa banget, you know what?! gw ga punya keberanian :p hehe gw takut setelah gw tulis n kemudian gw mati besok nya

    tapi ... gw pikir2 lagi kalau kematian itu memang akhirnya dateng dan gw belum sempet nulis n ngomong kaya gini? wuahhh gimana yah? :) hehehe

    cool bro! love you my soulmate

    -Dedevmu-

    ReplyDelete
  2. merinding.. seems like tanda2 kematianmu udh deket.

    tp mau ga mau, hal itu pasti dijalani ya?

    smp sore ini msh geleng2 kepala knp juga elu menuliskan hal ini hehhee..

    ReplyDelete
  3. huuaaaa.... 10 thn lagi gw pasti dah married gila... eemmm... apa belum yah...hiks.. ah engga kok, pasti udah:D gw tetep yakin kok, hehehehe.. doain yaaaaa, kekekeke...:)

    ReplyDelete
  4. anak2 b5 gak ada yg cukup berarti nih..

    ReplyDelete