Awesome trip (Kota Waringin Estate)

by - March 22, 2006

Aku harus segera berangkat ke Kota Waringin Estate, karena mau ada pemasangan VSAT di sana.

Kalau pernah liat parabola pasti tau lah bentuknya VSAT, karena mirip-mirip. Kota Waringin Estate (KWE) adalah salah satu unit kebun dari group perkebunan kelapa sawit di kantorku. Letaknya di daerah Pangkalan Bun, dan perjalanan ke sana harus melewati laut (speed boat). Cukup menantang pikirku. Dan aku pun langsung menuju ke sana tanpa basa-basi, sendirian!

Hehehe, modal nekat memang. Awalnya aku sangat tenang sekali. Sampai di bandara soekarno-hatta aku langsung check in. Pesawat jam 6 pagi mengharuskanku naik bus damri yang jam 4 pagi.
Aku harus naek pesawat ke pontianak dulu, baru transit ke pangkalan bun. Dan dari situ baru naik speed boat menuju KWE. Perjalanan yang aku pikir pasti seru dan asik. Sayangnya kamera yang aku bawa kehabisan batre (huh!), jadi moment2 yang kuabadikan diambil dari iPAQku yang resolusinya kurang bagus (maklum, pda murah).


Sesampainya di Pontianak, belum ada masalah. Aku langsung check in lagi pesawat KAL, sebuah pesawat kecil yang tidak terlalu besar (hehehe). Yang aku tahu bahwa pesawat ini akan mengantarkanku langsung ke pangkalan bun, tempat kantor perwakilan BGA. Begitu naik pesawat, pramugarinya stylenya agak berbeda dengan pesawat adam air yang sebelumnya aku naiki, ya maklum lah pesawat kecil yang tidak terlalu besar :)
Perjalanan memakan waktu setengah jam. Terus aku bingung, kok bukan berenti di pangkalan bun. Hahaha, aku sempet panik, tapi masih bisa menguasai diri (pura-pura tenang, padahal tidak tenang). Untungnya selang beberapa menit, anugerah Tuhan yang aku tunggu-tunggu datang. Terdengar pengumuman dari co-pilot "bagi penumpang yang akan menuju pangkalan bun, harap tidak turun, dalam waktu 10 menit pesawat akan melanjutkan perjalanan".
Wakakakaka, fiuh...ternyata pesawat ini transit dulu sebelum ke pangkalan bun. Hihihi...

Sampai di P.Bun, aku disambut ramah oleh staff di kantor perwakilan. Dan aku langsung bilang kalau aku harus segera menuju KWE, pemasangan VSAT.
Kita makan siang bareng, dan aku langsung di antar menuju speed boat.
Kembali aku panik, menelan ludah sendiri. Ternyata cukup "mengerikan" juga medan yang akan dilalui oleh speed boat itu. Sungainya cukup lebar dan keruh. Apalagi ombaknya yang cukup besar.
Tak mengapa. Aku harus bisa menghadapinya, ya...aku merasa tertantang juga :)

Sampai di KWE langsung bertemu dengan teknisi VSAT, kemudian bikin planning, dan semuanya set dengan time schedule yang ada, dikoordinasikan dengan staff setempat.

Yang lucu, setelah ngobrol-ngobrol dengan teknisinya (Mr. Antonius), ternyata istrinya dia orang karo beru perangin-angin. Hahahaha, ada-ada aja. Setelah tahu itu, kita jadi lebih akrab. Sampe-sampe aku tularin kebiasaan maen game Warcraftku ke dia. Biasa kita balik malem dari site, dan di mess kita langsung mandi dan maen game bareng. Hahaha, bisa sampe jam 2 pagi. Manager di mess sampe-sampe speechless, tapi mereka mungkin berpikir kalo kita juga pekerja keras (sabtu minggu tetap kerja euy!).

Ada kejadian yang ga terlupakan. Waktu itu kita kerja penyelesaian h-1. Jadi sampe sekitar jam 8 malem aku baru beres setting network di site. Sementara jarak dari kantor ke mess sekitar 3km dan kanan kiri gelap karena di lokasi pembibitan dan perkebunan yang semua isinya kelapa sawit. Gilanya lagi, kita terpaksa naek motor, karena mobil sudah dibawa duluan oleh manager di site. Mr. Anton bisa sih bisa naek motor, tapi karena motornya gahar gitu yang pake kompling akhirnya 'ndut-ndutan' deh naek motornya. Hahahaha, entah berhenti berapa kali kita waktu itu di tanah yang berlumpur. Sekali pernah juga terjatuh sampai kaki dan celana kena lumpur. Sepanjang perjalanan aku akui kalau ngeluh terus, dan merasa khawatir. Gimana engga, tiap 5 meter berhenti karena mati mesin. Kalo udah mati mesin harus stater dulu, pindah gigi juga dia masih kagok. Hahahaha...tapi thanks God kita sampe juga di mess (dengan selamat dan tidak kekurangan suatu lumpur apapun).

Pemasangan berlangsung baik, walau status awal grounding di sana jelek sekali. Tapi thx God bisa selesai. Akhirnya aku jadi menikmati perjalanan keluar kantor-punya banyak pengalaman. Berbeda dengan pertama kali aku perjalanan dinas keluar kota, kali ini aku bisa menikmatinya. Awesome trip !!!

You May Also Like

0 comment