Gw Mau Jadi Spiderman

by - July 06, 2004

Memang menyenangkan nonton bioskop itu. Kurang lebih sekitar 2 tahun gw ga pernah nonton bioskop. Yah, disamping “ga ada temen” tapi juga memang dalam kurun waktu 5 tahun belakangan ini baru sekitar 2 kali gw ke bioskop. Tapi memang sungguh berbeda nonton di bioskop itu. Yeah, karena memang film yang ditonton juga bagus, dan yang diajak nonton bareng pun asik-asik.

Cerita tentang spiderman (spidey) yang merupakan sequel dari yang pertama sungguh memiliki esensi yang cukup berharga bagi gw. Bagaimana seorang spidey menyadari bahwa dirinya adalah manusia yang juga memiliki pilihan, pilihan hidup untuk menjadi manusia biasa atau superhero. Sering diantara kita tenggelam dalam asa untuk mengejar semua hal yang menjadi impian kita. Namun, seperti kata Nenek Peter Parker ke Peter Parker, dan Peter Parker kepada DR. Octapus dalam film itu “Kadang kita harus meninggalkan mimpi kita itu, bahkan impian yang terbesar dalam hidup kita, untuk mengejar dan mendapatkan yang lebih berharga!”. Sungguh menyentuh. Karena tentunya Peter sangat mencintai Mary Jane (yang memang cantik dan sosok yang sempurna à menurut gw). Namun, disisi lain Peter tidak mau Mary Jane jadi terlibat dengan musuh-musuh Spidey yang sangat banyak yang tentunya apabila mereka mengetahui kalo Spidey memiliki pacar akan mengejar-ngejar pacarnya itu, bukan untuk di rebut jadi pacarnya à tapi untuk dijadikan tumbal.

Spidey sangat tidak ingin hal ini terjadi, oleh karena itu walau dia sangat mencintai Mary Jane, dia tidak dapat berkata “I love u”, karena rasa cintanya terlalu besar apabila hanya sekedar jadi pacar, dan tidak melindungi Mary Jane dari bahaya.

Namun, akhir cerita ini yang sungguh menarik. Dari mulai Spidey yang agak terguncang karena Mary Jane mau menikah dengan pria yang sudah pernah pergi ke bulan (identik dengan kemapanan), dan akhirnya meninggalkan sisi superhero dalam hidupnya, sampai kemudian Spidey kembali menyadari hal yang lebih INDAH dari sekedar impiannya mengejar Mary Jane. Namun, tidak sampai disitu ternyata! Spidey lupa kalau ternyata Mary Jane pun punya hak untuk memilih hal-hal yang dia anggap INDAH dalam hidupnya…yaitu menjadi pacar Spidey APAPUN RESIKONYA. Wuuuu, what a romantic words waktu Mary Jane bilang gini : “I’m the one who always wait on your doorway…and I’m here now waiting for you on your doorway..”, artinya bahwa Mary Jane selalu menanti dan menanti saat-saat dimana Peter Parker membuka hatinya untuk dirinya…sampai kapanpun itu. Huahahaha, gw hampir nangis waktu adegan ini…

Gw sungguh beruntung bisa menonton film ini, menyadari kembali arti MENCINTAI dan MEMILIKI seseorang dalam hidup ini. Adegan terakhir dalam film ini adalah sewaktu Mary Jane dan Peter Parker sedang romantis-romantisnya…terdengar suara sirene polisi yang berarti panggilan untuk Spidey. And you know what…Mary Jane bilang “Go take them down, TOUGH GUY !”.

You May Also Like

0 comment